Bikin Paspor, Yuk!

Beberapa hari yang lalu, gue bikin paspor nih guys. Nah, gue mau share dikit langkah-langkah yang harus ditempuh untuk membuat paspor. Ini sih waktu bulan Juli lalu ya, nampaknya sekarang bikin pasport udah bisa online dan sepertinya untuk ambil antrian pun via online. Kalo dulu gue antri per urutan datang.

Nah, gue dapet antrian lumayan belakang nih padahal gue dateng jam..... 8.

BTW, gue bikinnya di Kantor Imigrasi Kelas I Yogyakarta.

Sebenernya gue bikin passpor buat umroh. Nah sedikit perbedaan paspor umroh ini diharuskan nama pemohon terdiri dari 3 suku kata (atau emang paspor pada umumnya itu mengandung nama dengan 3 suku kata, gue kurang paham juga).

Awal mendaftar umroh itu disarankan dari pengelola travel untuk memohon paspor biasa, karena nama aku udah 3 suku kata, jadi nggak perlu pake surat rekomendasi. 

Okay, dengan santainya gue dateng ke Imigrasi.. Ditanyalah saya, 

"mbak buat paspor apa?"
"Umroh pak."
"udah bawa surat rekomendasi dari travelnya?"
"......belum pak."
"nggak bisa, kalo umroh harus ada surat rekomendasi, kalo nggak nanti ditahan di imigrasi"
"......."

Dengan keadaan bingung linglung, gue ngeriwehin sana sini gimana solusi, soalnya travel di jakarta jadi nggak mungkin nyusulin surat rekomendasi saat itu juga.

Akhirnya dari travel ngasih tau kalo bisa dengan paspor umum, artinya di surat permohonan pembuatan paspor baru, ditulis traveling. Hmmm.... semoga aman, dan semoga bisa traveling juga keliling duniyaa.. aamiin.

Oke problem solved. 

Pembuatan paspor ini membutuhkan waktu 5 hari kerja, artinya hanya dilayani pada hari kerja. Selain itu, libur.

Dokumen yang dibawa apa aja sih untuk bikin paspor?

Nah ini yang penting.

Jadi dokumen yang dibawa adalah:
1. KTP (asli dan FC)
2. KK (asli dan FC)
3. Akta kelahiran (asli dan FC)
4. Ijasah (asli dan FC)

Dokumen diatas untuk yang masih single ya... kayak gue.

Kalau ada anak yang akan ikut bepergian sertakan buku nikah orangtua, dan paspor orangtua.

Dan jikalau tidak memiliki akta kelahiran bisa menggunakan ijazah SD hingga SMA.

Jika yang sudah menikah, sertakan buku nikah.

Jangan lupa bawa materai, karena di Imigrasi nanti kita mengisi surat pernyataan.

Kalau lupa nggak bawa materai ada pojok fotokopi di basement Kantor Imigrasi Yogyakarta. Heeeee....

Lanjut cerita, setelah antri dan memastikan dokumen lengkap pastikan pula bawa yang asli. Nggak kok ngga ditahan, cuma di cek aja, abis itu yang asli dibawa pulang, yg FC ditinggal.

Kemudian dipanggil masuk untuk pengecekan kelengkapan dokumen oleh petugas imigrasi, disini kita dikasih formulir permohonan paspor, surat pernyataan belum pernah membuat paspor sebelumnya, dan nomor antrian.

Setelah mengisi formulir, kita menunggu antrian. Waktu itu gue dapet nomor antrian 77. Heeee....

Sekitar 3 jam menunggu, dipanggillah nomor 77, di dalam ruang pembuatan paspor ada 5 loket. Disana kita di cek datanya lagi, naaah sedikit perbedaan mungkin buat gue karena gue PNS, ditanyain SK-nya dong. Yaaaa mana ku tau kalo harus bawa SK kan? dan waktu ambil paspornya gue disuruh sekalian ngelengkapin FC SK PNS. Huaaa.... kawan-kawan PNS suruh ngumpulin SK ngga waktu bikin paspor?

Waktu ngadep petugas imigrasi, kita ditanya juga mau bikin paspor yang apa? Gue bilang yang 48 halaman.

Setelah kelengkapan data udah di cek, dokumen yang asli udah dikembalikan ke kita, kita suruh duduk lagi nih, nunggu lagi untuk foto.

Nunggunya ngga terlalu lama, paling habis 2 lagu. Hweee....

Nah dipanggil lah foto, dan sidik jari semua jari. 

Sambil ngobrol-ngobrol sama petugasnya yang statusnya sama kek gue. PNS.

Gue: Pak kalo di Imigrasi, gaji pusat dong?
PI : Iya dong mbak. mbaknya pns juga?
Gue: Iya pak. di ESDM.
PI: ESDM ngga ada yangg di Jogja?
Gue: ada pak. di BPPTKG. yang ngamatin gunung merapi.
PI: nah minta pindah situ aja... sudah nikah belum?
Gue: ...........


Dimana-mana ya, yang ditanyain nikah apa belum? Zzzzz

Oke setelah sesi foto selesai kita dikasih surat pengambilan paspor dan struk pembayaran yang bisa dibayarin di all bank kayaknya dan kantor pos. Setelah bayar nunggu deh 5 hari kerja dihitung setelah hari kita bayar.


Berapa sih biaya bikin paspornya?

Jenis PasporKeteranganTarif
Paspor BiasaBuku 48 halaman untuk WNI/orangRp.300,000
Paspor BiasaBuku 48 halaman pengganti yang hilang/rusakRp.600,000
Paspor BiasaBuku 48 halaman pengganti yang rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alamRp.300,000
Paspor BiasaPaspor biasa 24 halaman untuk WNI/orangRp.100,000
Paspor BiasaBuku 24 halaman pengganti yang hilang/rusakRp.200,000
Paspor BiasaPaspor biasa 24 halaman pengganti yang hilang/rusak yang masih berlaku disebabkan karena bencana alamRp.100,000
Paspor BiasaSurat Perjalanan Laksana Paspor untuk WNI PeroranganRp.50,000
Paspor BiasaSurat Perjalanan Laksana Paspor untuk WNI dua orangRp.100,000
Paspor BiasaJasa penggunaan teknologi sistem penerbitan paspor berbasis biometrikRp.55,000


Bedanya yang 24 halaman dan 48 apa sih?

Kalau dari hasil 'katanya' dan modal googling yang 24 halaman itu untuk TKI/TKW dan negara yang bisa dikunjungi terbatas. But CMIIW yaa kalo gue salah..

Dan kalau untuk yang 48 halaman itu paspor umum dan bisa digunakan untuk ke semua negara.

CMIIW.


Untuk pengambilan paspor, di jam 13-16 ya...


Setelah menunggu 5 hari....



Jeng jeeeeeengg....


Lets go travel around the world hunn...



2 comments:

  1. pas banget informasinya
    jadi gak perlu bantuan seperti Calo untuk membuat paspor

    ReplyDelete