NIkah Bukan Perlombaan

"You are merried?"

"Alhamdulillah.... :)"

---

Ini sebuah tulisan penghiburan. Untukku sendiri. Sebagai pengingat apa yang sudah saya sendiri rencanakan.

Nampaknya, apa yang sudah terpatri dalam diri untuk 4 tahun kedepan hancur dengan sebuah notif email "___ mengunggah sebuah foto." 

"Apa nih?" pikir saya.

Tak disangka-sangka, notif itulah yang membuat hari saya hancur dalam hitungan detik.

Itu mantan saya. Iya, he's married.

Meskipun 7 tahun sudah tak pernah jumpa, tak tahu dimana orangnya, masih hidup atau tidak saja tidak tahu. 

Tapi dengan sebuah kata "alhamdulillah... :)" saya mampu membuat saya kehilangan nafsu makan, mampu membuat saya menjatuhkan nasi boks dari kantor tanpa bisa diselamatkan.

Kalau sudah begini, rasanya butuh quotes banyak-banyak. Butuh penghiburan sebanyak mungkin.

Biasanya saya bisa saja memutuskan untuk pergi sekedar mencari hiburan.

Namun masih banyak rencana yang sudah disusun. Masih banyak rencana yang perlu action.

***

"You are still young. Remember about your dreams." kata sahabat saya.

Kemudian hati seperti mencari penawarnya sendiri,

Nikah itu bukan pertandingan.

Nikah itu bukan siapa yang duluan atau siapa yang terakhir.

Nikah itu tentang takdir Tuhan. Nikah itu tentang rencana Tuhan.


Seperti sebuah tulisan yang pernah saya tulis sendiri,

http://www.metaapristya.com/2016/09/alasan-belum-menikah_26.html

Sama halnya dengan alasan orang untuk menikah, mungkin menikah muda.

Selalu ada alasan setiap keputusan, dan selalu ada campur tangan Tuhan atas apapun yang terjadi.


dan menikah adalah takdir, bukan perlombaan.



0 comments:

Post a Comment