Alasan Belum Menikah

"Temen gue, udah 2x tahun, kerjaan juga udah bisa dibilang mapan, mungkin dengan kerja disitu 6 tahun, udah bisa lah beli rumah seharga hampir 1M. Tapi dia belum nikah."

"Setiap orang, punya alasan masing-masing kenapa belum menikah di usia yang udah matang. Semakin tua, semakin banyak pertimbangan. Semakin kesini, semakin banyak daftar yang harus di checklist."

Gue diem. Diem karena memang setiap personal punya alasan masing-masing atas apa yang dia pilih. Apapun. Termasuk menikah.

Mungkin bagi gue yang awam, yang nggak tahu kehidupan dia, nggak tahu apa yang sedang dirasakannya, yang mungkin dia sedang galau, yang mungkin sedang berusaha melupakan masa lalu, akan dengan mudah menjudge.


Nunggu apalagi sih? 


Padahal menikah itu tak semudah ijab qabul dan selesai. Nggak. Menikah adalah kehidupan setelah itu.

Bagaimana mempertahankan kekompakan, kepercayaan terhadap pasangan, keharmonisan keluarga, dan lain-lain.

Bagaimana jika dikasih anak, bagaimana ketika pasangan ditugaskan diluar daerah (LDM). Pelik.

---

Kembali ke gue, kenapa gue belum juga menikah disaat teman-teman seusia gue udah pada gendong anak. Ah ya, gue juga punya alasan atas pertanyaan ini. Atau mungkin banyak alasan.

Ilmu gue belum cukup, dan tanpa ditambah dengan gue yang menikah muda, masyarakat dunia ini udah terlalu banyak. Gue ulangi, Jakarta udah kebanyakan orang.

Sedihnya, ada akun Ig yang gencar promo nikah muda. Gue bukan menolak nikah muda sih, dulu gue juga satu diantara 17ers yang pengen nikah muda, tapi semakin kesini, semakin tua semakin mikir, hidup ngga melulu tentang jodoh dan pasangan, dan berkembang biak. 

Nikah muda katanya untuk menghindari zina. Haduh. Semakin males gue denger dan baca isi akun-akun macam itu. Emang menghindari zina itu cuma nikah? Sempit sekali pemikirannya.

Menghindari zina, gausah pacaran. Kembangin diri di bidang yang disuka. Berprestasilah. Jadi anak muda yang membanggakan bangsa. Nggak usah pikirannya nikah mulu. Yang begitu begitu ini jangan-jangan yang justru nggak bisa menahan nafsu, yang cenderung nikah biar bisa dapet label halal.

Halah.

Apapun itu, kehidupan masing-masing pribadi. Gue cuma beropini sangking gerahnya sama akun-akun yang nyuruh-nyuruh nikah muda. Nggak tahu apa BKKBN punya program untuk jangan nikah muda.?

Ini tulisan apa jadi sampe kemana mana.

Tulisan ini murni opini, tentang alasan dibalik setiap keputusan. Ada hal yang sudah dipertimbangkan dari setiap keputusan yang diambil oleh setiap orang. Keputusan yang sudah ditimbang dan diputuskan dengan alasan yang kita nggak tahu apa. Kita sebagai strangers cuma bisa menonton sambil makan popcorn sambil mengejudge mereka yang mungkin bahkan tak peduli sama hidup kita. 







CMIIW

0 comments:

Post a Comment