Kelas Inspirasi Purworejo 1 #KIP1

Hualloooo.....
Perjalanan panjang sekali minggu ini. Gak ono leren e rek. Keprek-keprek dulu kakinya sebelum masuk ke blog lagi. Cem bossman. Wkwkwk.

Weekend lalu, tepatnya 28 Mei 2016, adalah hari yang bikin gue terharu. Kenapa? Gue ikut kelas inspirasi. Setelah gagal ikut kelas inspirasi jakarta, gue gabung ke kelas inspirasi purworejo. Kenapa sih ikut kelas inspirasi? kurang kerjaan. Ada loh man yang ngatain gue kurang kerjaan. nggak pernah baca UUD kali ya tuh orang. Nggak pernah kenal sama kalimat "mencerdaskan kehidupan bangsa".

Oke cerita hari itu dimulai dari telatnya kereta hari itu, entah lagi ada perbaikan atau apa aku gatau, entah kereta kenapa berjalan lambat banget, lepas Cirebon jam 1an yang seharusnya udah berangkat dari satu jam sebelumnya.

Sampai stasiun Kutoarjo jam 6 kurang 15 yang perjalanan dari stasiun ke rumah adalah 15 menit, otomatis ku baru sampai rumah jam 6. Sampai langsung mandi, makan seadanya dan secukupnya waktu, terus langsung berangkat menuju SD Tlogosono Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo. Sempet pesen ke grup ada yang bisa gantiin nggak jam pertama karena dikhawatirkan nggak nyandak waktu sampek SD.

Tapi alhamdulillah sampai SD tepat waktu dan jegerrr anak-anak lagi nari ndolalak. Semua. Semua murid dari kelas satu sampai kelas enam nari ndolalak, tarian khas Purworejo. Terharu. Banget. Mau nangis rasanya saya disitu.

Kemudian pembukaan, maksud dari kedatangan kami ke SD. Selanjutnya ngajar. Pertama kali ngajar. Luar biasa. Deg deg-an banget. Takut maksud yang aku sampein nggak dapet di anak-anak. Pokoknya deg deg-an, cemas, nervous. Keringetan parah selama ngajar. Mungkin  ya karena ngajar ternyata butuh tenaga, teriak-teriak ngalahin suara puluhan anak yang pada rame. 

Awal mula ikut KI itu pengen nambah temen, mencoba hal baru, menantang diri sendiri karena mengajar adalah hal yang bahkan aku nggak terfikir bakalan mengajar, meskipun saya terlahir dari keluarga yang berprofesi sebagai guru. Ya, ayah saya guru, ibu saya guru, kakek saya pun guru. 

Saya menjadi arsiparis di Kementerian ESDM belum ada satu tahun waktu itu, waktu pendaftaran KIP dibuka. Saya sempat berfikir bahwa "alaaah nggak bakalan lolos, kan gue baru satu tahun kerja, lulus kuliah juga belum genap 2 tahun." Tapi jeng jeng.. Pengumuman ada nama saya, di dua kelas inspirasi, kelas inspirasi Jakarta #5 dan Kelas Inspirasi Purworejo #1. Sayangnya waktu #KIJ5 nggak bisa ikut hari inspirasi, karena pekerjaan.

But so far #KIP1 berjalan lancar, semua berjalan sesuai dengan rencana, anak-anak antusias dengerin materi, menceritakan cita-citanya, yang mayoritas cita-cita mereka adalah profesi yang memang terkenal. Apalagi arsiparis, nggak ada yang tahu. Tapi setelah saya jelaskan bagaimana menjadi seorang arsiparis, mereka berdecak "woooww...hebat ya kak jadi arsiparis."

Apapun cita-cita kalian, semua profesi itu mulia, jangan pernah berhenti menggapai mimpi, jangan pernah berhenti belajar, jangan pernah lupa berdoa, jangan pernah terlambat meminta doa restu orang tua. 

Untuk tim, relawan pengajar, fotografer, videografer, fasilitator, kalian keren. Kalian luar biasa. Saya bahagia ada di tengah-tengah kalian, saya senang mengenal kalian. Terima kasih atas kerjasamanya, terimakasih sambutannya, candaannya, maaf saya tidak bisa ikut briefing karena pekerjaan yang sedang banyak sekali dan nggak bisa izin. Semoga ini awal dari persahabatan kita, awal dari silaturahmi kita, awal dari sebuah keluarga. Sampai ketemu di Kelas Inspirasi berikutnya yaaaa~


anak kelas 1 yang riweuh justru ngajarin ibuk gurunya bikin pesawat-pesawatan

"Buuukkk,,,,,,cita-cita saya mau jadi dokter biar bisa nyuntik ibu kalo sakit." yha.

Full tim

selfie itu harusss

bersama dengan bapak pemilik homestay

masih kelas satu di depan pohon cita-cita

gantungkan cita-citamu setinggi angkasaaa~

Garda tanjung in Kelas Inspirasi Purworejo #1

2 comments: