Pesan Seorang Sahabat

"Apa? Lo mau bilang lo patah hati lagi? Baru bulan kemaren lo dateng ke gue dengan muka kacau dan sekarang "lagi" dengan orang berbeda?"

"Lo itu, mahal Ta. Lo udah punya penghasilan sendiri, nggak kek gue yang masih minta ke orang tua. Nggak kek gue yang masih berjuang untuk lulus. Dan elo? Masa depan lo tinggal tentang cari jodoh. Kerjaan udah enak, masa tua udah terjamin. Apa lagi sih? Tinggal cari orang yang baik. Udah!"

"Gue nggak mau tau, pokoknya kedepannya gue mau denger kabar lo serius ma cowok. Gue nggak mau lihat lo kejebak hubungan yang salah lagi. Lo nggak kapok-kapok siih patah hati mulu?!"

Gue kek nggak dikasih ngomong sama sahabat gue yang satu ini. Gue pengen cerita, tapi sepertinya dia tahu lebih dulu tentang apa yang mau gue ceritain ke dia.

"Kenapa? Ditinggalin lagi? Dibohongi lagi? Patah hati lagi?" cecarnya begitu telepon tersambung.

"Denger ya, kalo ada lagi yang deketi lo dan dia nggak berani untuk bilang langsung ke orang tua lo, lo berhak untuk ngga perduliin dia."

"Lo PNS, minimal lo dapet PNS juga. Syukur lo dapet lebih."

"Gue pengen dapet orang kemenkeu. Hahahaha."tanggapku.

"Bagus lah kalo gitu. Lo harus perbaiki diri lo biar setara ma orang yang lo mau. Deal?"

"Deal!"

0 comments:

Post a Comment