(Masih) Tentangmu

Aku..
Seseorang yang menjalani kerapuhan..
Seseorang yang menjalani kehidupan dengan berbagai keinginan hampa..
Aku..
Seseorang yang telah kehilangan sosokmu..
Seseorang yang masih menunggu hadirmu.

Kamu..
Orang yang aku kasihi hingga nanti.
Orang yang aku kagumi tanpa tapi..
Orang yang aku cintai dengan meskipun.

Kita..
Sesuatu yang berbeda..
Sesuatu yang mustahil..
Sesuatu yang telah berakhir..

Aku saat ini sedang mencoba mempelajari apa yang kau yakini
Memahami apa yang kau percayai
Sulit.
Aku tak bisa mempercayai apa yang sudah mengalir dalam darahmu.

Aku tersadar, hari ini yang telah kau sadar sejak satu bulan yang lalu
bahwa
Kita memang sulit.

Keyakinanmu membuat aku belajar banyak hal.
Membaca banyak literatur, artikel, hingga kitabmu.
Dan mendiskusikan dengan teman-temanku yang mempunyai keyakinan yang sama denganmu.

Ya, aku membacanya.
Hanya sekedar mencari tahu, menambah ilmu dan pengetahuanku.

Tapi, sayangnya yang kau yakini itu terlalu sulit untukku.
Logikaku tak bisa menangkap apa yang telah kau imani sejak kau dilahirkan.

Keyakinanku adalah apa yang harus aku kerjakan hingga aku mati.
Keyakinanku adalah keyakinan yang paling mudah sepanjang aku belajar banyak hal tentangmu.

Dan mulai hari ini, aku bisa bilang bahwa...

Keputusanmu benar.

Terima kasih untuk telah memberiku banyak hal.
Memberiku semangat untuk banyak belajar.
Menjadikanku lebih bersabar.
Dan menjadikanku lebih kuat dari sebelumnya.


Namun dibalik itu, aku masih menyayangimu hingga hari ini,
Mencintai sosokmu hingga nanti, dan
Menunggumu tanpa henti.






Love,
Meta.

0 comments:

Post a Comment