Aku yang Aneh (2)

Tiba-tiba pengen nulis soal ini..
Aku sendiri merasa aku aneh.. aku suka menulis kadang seperti puisi, temanku bilang ini puisi. tapi tidak menurutku.

Aku tidak suka puisi. Ketika kau menuliskan sebuah puisi, percayalah tidak akan ku baca.. Maaf semua ini karena aku tidak bisa menangkap arti dari puisi itu. Mau berapapun aku membaca sebuah puisi aku tidak akan mengerti ini orang ini bicara apa? Maksudnya apa?

IQ-ku memang tidak terlalu tinggi karena itu mungkin jadi aku tidak bisa mengerti maksud dan tujuan seseorang menulis puisi. Udah deh kalo memang suka bilang aja langsung ngga usah bertele-tele, gitulah maksudnya.

Gaya menulisku mungkin langsung ke tujuan dan maksud aku. Dengan sedikit kata penghubung yang puitis, tapi aku mgga mau kalo ini disebut puisi. Aku ngga suka puisi. Apa yang aku tulis disini ya apa yang ingin aku tulis. dan terserah jariku mau membawaku ke huruf yang mana?


Aku menulis hanya untuk mengungkapkan kekesalan, kebahagiaan, kesedihan, dan ke-nggak mood-an aku. Aku semacam butuh tempat untuk menuangkan segala yang aku rasakan.. Ya menghindari kegilaan yang ditimbulkan karena kebiadaban kota Jakarta dengan segala keruwetan dan kemacetannya. Aku butuh refreshing aku butuh tempat. Ya dan ini rumahku, tempatku berkeluh kesah. kenapa blog? kenapa ngga buku diary aja? kadang setiap pengungkapan butuh dibaca dan butuh ngga dibaca. Jika kalian ingin baca silahkan ngga juga ngga apa-apa. Aku ngga minta.






Jadi apakah kalian tetap menganggapku aneh??

0 comments:

Post a Comment